Minggu, 07 September 2008

Belajar huruf

Sejak umur  2,5 tahun Cito sudah mulai dikenalkan huruf oleh mama. Bahkan pernah dicobain pake flash card, bahkan sampai ngeprint sendiri dengan kata2 yang dia inginkan. Hasilnya, Cito cepat bisa baca kata2 kertas ukuran folio dengan huruf warna-warni. Hanya saja, ketika tulisan diganti dengan warna yang sama Cito agak bingung ngapalinnya. Apalagi, Cito sudah mulai bosan dengan aktivitas baca-membaca. Akhirnya, mama hentikan.

Dua hari terakhir ini Cito mulai suka lagi liat2 brain questnya. Cito mulai tertarik huruf, baik yang ada di brain quest, majalah hipo, bahkan gambar di kamar. Cito sudah kenal huruf s dan menyebutkan kata yang diawali dengan huruf s sendiri misalnya, superman, semangka, dll. Demikian pula dengan huruf yang lain. Cito mengenal huruf biasanya diasosiakan dengan sesuatu yang akrab dengan dia. seperti dia kenal S, berawal dari logonya superman. Dia mengenal huruf M, berawal dari logonya Macdonald. 

Kadang, ada kejadian2 lucu ketika belajar huruf. Sebelum tidur, Cito kadang mengamati poster yang memuat huruf kapital dan kecil dengan satu contoh gambar yang diawali dengan huruf tersebut.

Cito: Ma, itu C cito.

Mama: Iya sayang. Cito pinter. Yang ini apa? (sambil menunjuk huruf j kecil)

Cito: I.

Mama: Ini J. Kalo yang ini baru i.

Cito: Yang ini apa? (sambil menunjuk J kapital di sebelah j kecil)

Mama:  Ini J besar, kalo yang satunya j kecil.

Cito: Loh, ini kan panjang, ini gak panjang. (Cito bingung, karena j kecil ternyata lebih panjang dari J kapital).

Mama: (Mama juga bingung jawabnya). Yang ini j kecil, yang satunya J kapital.

Cito: Kapital itu besar.

Mama: Iya. (untuk sementara mama belum bisa jelasin lebih lanjut).

Selain dari poster, cito juga belajar huruf dari Brainquest. Berulangkali dia menyebutkan s untuk kata ular. Mama pikir itu hanya karena salah menyebut kata saja. tetapi ada kejadian menarik dibaliknya.

Cito: s ular.

Mama: Bukan to, s sapi. s sandal.

Cito: s superman.

Mama: Iya betul sekali.

Cito: S semangka. 

Mama: Iya. Good.

Cito: S ular.

Mama: Loh, kalau ular itu U ular.

Cito: Di moli s ular.

Oh, God. Mama tahu maksudnya. Moly adalah tikus yang menjadi icon pada brain quest untuk anak usia 3--4 tahun. Di situ memang di tunjukkan ada huruf S dengan gambar ular. Hanya saja, brain quest adalah produk luar, jadi semuanya menggunakan bahasa Inggris.

Mama: Kalo di moli, s snake.

Cito: Snake yang wus wus itu ya ma (sambil meliuk-liukan tangannya seperti ular).

Mama: Iya.

Cito: S semangka. S superman, S snake.

Mama: Iya, good. Cito anak pinter. (rupanya Cito sudah paham mengenai kegelisahannya) .

Subhanallah. Ternyata Allah menciptakan otak anak kurang dari 3 tahun sedemikian hebatnya. Terima kasih ya Allah, Semoga kelak pemikirannya digunakan untuk hal2 yang baik, bermanfaat bagi dirinya, keluarga, bangsa, agama, dan sesamamya. 

Tidak ada komentar: