Hore, Cito mau punya adik baru, tapi adiknya masih di dalam perut (masih lima bulan), jadi belum keluar. Akan tetapi, Cito sayang loh ma adik, Cito sering nyiumin perut mama, ngajak ngobrol adik yang di perut. Nanti kalo adiknya dah keluar, Cito mau menjaganya, ngajak main cap jari. Tadi malam, Cito nanya gimana cara adik ke luar.
Cito: 'Ma, ceritain adik ke luar dari mana'
Mama: 'Loh, kemaren kan sudah'
Cito : 'Lagi', rengeknya
Mama : 'Sekarang sudah malam' (pukul 22.00 WIB)
Cito : 'Adik keluar dari mana?'
Mama : 'Dari bawah perut kan?'
Cito : 'Dekat burung?'
Mama : 'Iya'.
Cito : 'Ada lubangnya?'
Mama : 'Iya'
Cito : 'Besok, kalau mama ganti Cito lihat ya'
Wah, bakalan repot nih kalo beneran pengen lihat, akhirnya mama lihatin perut.
Mama : 'Nih, To (sambil nunjukin garis di perut), di perut mama ini kan ada garis, garisnya
dibuka ma dokter, abis itu adik dikeluarin. Kalau sudah keluar, garisnya dijahit'.
Cito : 'Ditutup?'
Mama : 'Iya, betul sekali. Sudah, sekarang Cito bobok ya'.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar